Raja Ampat
1. Pianemo
Pianemo atau sering disebut Painemu adalah kawasan karst berupa gugusan pulau karang yang membentang di lautan. Bahkan disebut, gugusan pulau karang tercantik ketiga di Raja Ampat, setelah Wayag dan Kabui.
Saking cantiknya, Presiden Jokowi yang berkunjung ke sini menjuluki Pianemo sebagai 'surga kecil' di Tanah Papua. Tak ketinggalan para pembalap F1 yang baru-baru ini juga berkunjung ke sana. Mereka terpesona oleh keindahan daratan dan bawah laut Raja Ampat!
2. Laguna Bintang
Yang ini namanya Laguna Bintang. Seperti namanya, tempat ini memiliki laguna berwarna hijau toska yang berbentuk seperti bintang. Bukan buatan, ini terbentuk secara alami!
Untuk melihat laguna ini, traveler harus naik ke ke puncak bukit dan melihat bentuk laguna secara utuh. Dari atas puncak, tarveler bisa melihat jernihnya laguna yang dikelilingi dengan tebing. Cantik banget!
Laguna Bintang hanya berjarak 10 menit dari Pianemo dengan menggunakan boat. Yuk!
3. Arborek
Menjelajahi Raja Ampat rasanya kurang lengkap tanpa menginjakkan kaki di Arborek. Kenapa Arborek? Bayangan liburan sempurna rasanya menjadi kehidupan sehari-hari di pulau ini.
Coba bayangkan, pantai landai berarus tenang, air laut yang biru dan jernih, hamparan pasir putih yang bersih, dan lambaian pohon kelapa... Semua terasa nyata di Arborek.
Itu baru daratan. Kalau bicara bawah laut, rasanya Arborek memang juara. Mendapat gelar sebagai salah satu spot diving terbaik di Raja Ampat, bawah laut Arborek cantik tiada tara. Terumbu karang, ikan-ikan cantik dan pari menjadi keunggulan Arborek.
4. Sawing Rai
Bicara pantai dan bawah laut Raja Ampat memang tak ada habisnya. Tak hanya itu, traveler yang ingin merasakan kehidupan di Raja Ampat bisa datang ke Desa Sawing Rai.
Di desa ini traveler bisa snorkeling dengan ikan-ikan cantik, bird watching dan melihat budaya-budaya yang ada. Snorkeling menjadi kegiatan favorit di desa ini. Lautnya yang jernih membuat siapa pun bisa melihat ikan-ikan dari permukaan.
Raja Ampat terkenal dengan burung surganya, cendrawasih. Desa ini juga menyediakan atraksi bird watching. Tanpa bantuan teropong, kamu bisa melihat cendrawasih di atas pohon setinggi 2 meter. Namun, hanya waktu-waktu tertentu saja kamu dapat melihat burung ini, yaitu pukul 7-9 pagi, dan pukul 4-5 sore.
5. Misool
Misool, pulau cantik Raja Ampat yang punya banyak kejutan bagi traveler. Seperti pulau-pulau lainnya di Raja Ampat, Misool pun tak kalah cantik dari pianemo, arborek dan lainnya.Selain pamndangan dan bawah laut yang super cantik Misool punya atraksi lain.
Di bawah laut Misool kamu tak hanya bertemu dengan karang dan ikan-ikan cantik, tapi juga hiu berjalan atau kalabia. Kalabia adalah hewan endemik Raja Ampat yang tak bisa kamu temui selain di sini.
Ada pula hiu tanpa sengat seperti yang ada di Pulau Kakaban, Kaltim. 3 di antara 40 danaunya jadi 'rumah' bagi ubur-ubur tanpa sengat. Batuan karst dan lukisan purba misterius juga akan kamu temukan di Misool. Kamu bisa melihat langsung lukisan telapan tangan, ikan, perahu dan bentuk lain yang unik di Pulau Sunmalele Atsa.
6. Wayag
Familiar dengan pemandangan pulau karang dan laut yang biru? Ini namanya Pulau Wayag. Gugusan pulau karangnya menjadi daya tarik tersendiri bagi para traveler.
Berkunjung ke Pulau Wayag, wajib hukumnya untuk mendaki Pulau Karang. Mendaki Pulau Karang menghabiskan waktu selama 30 menit. Begitu sampai, rasa lelah setelah mendaki akan terbayar dengan cantiknya pemandangan. Saking cantiknya, sayang kalau berkedip!

Pianemo atau sering disebut Painemu adalah kawasan karst berupa gugusan pulau karang yang membentang di lautan. Bahkan disebut, gugusan pulau karang tercantik ketiga di Raja Ampat, setelah Wayag dan Kabui.
Saking cantiknya, Presiden Jokowi yang berkunjung ke sini menjuluki Pianemo sebagai 'surga kecil' di Tanah Papua. Tak ketinggalan para pembalap F1 yang baru-baru ini juga berkunjung ke sana. Mereka terpesona oleh keindahan daratan dan bawah laut Raja Ampat!
2. Laguna Bintang
Foto: Johanes Randy |
Untuk melihat laguna ini, traveler harus naik ke ke puncak bukit dan melihat bentuk laguna secara utuh. Dari atas puncak, tarveler bisa melihat jernihnya laguna yang dikelilingi dengan tebing. Cantik banget!
Laguna Bintang hanya berjarak 10 menit dari Pianemo dengan menggunakan boat. Yuk!
3. Arborek
Foto: (Afif/detikTravel) |
Coba bayangkan, pantai landai berarus tenang, air laut yang biru dan jernih, hamparan pasir putih yang bersih, dan lambaian pohon kelapa... Semua terasa nyata di Arborek.
Itu baru daratan. Kalau bicara bawah laut, rasanya Arborek memang juara. Mendapat gelar sebagai salah satu spot diving terbaik di Raja Ampat, bawah laut Arborek cantik tiada tara. Terumbu karang, ikan-ikan cantik dan pari menjadi keunggulan Arborek.
4. Sawing Rai
Foto: (Afif/detikTravel) |
Di desa ini traveler bisa snorkeling dengan ikan-ikan cantik, bird watching dan melihat budaya-budaya yang ada. Snorkeling menjadi kegiatan favorit di desa ini. Lautnya yang jernih membuat siapa pun bisa melihat ikan-ikan dari permukaan.
Raja Ampat terkenal dengan burung surganya, cendrawasih. Desa ini juga menyediakan atraksi bird watching. Tanpa bantuan teropong, kamu bisa melihat cendrawasih di atas pohon setinggi 2 meter. Namun, hanya waktu-waktu tertentu saja kamu dapat melihat burung ini, yaitu pukul 7-9 pagi, dan pukul 4-5 sore.
5. Misool
Foto: (didirahmadi_/Instagram) |
Di bawah laut Misool kamu tak hanya bertemu dengan karang dan ikan-ikan cantik, tapi juga hiu berjalan atau kalabia. Kalabia adalah hewan endemik Raja Ampat yang tak bisa kamu temui selain di sini.
Ada pula hiu tanpa sengat seperti yang ada di Pulau Kakaban, Kaltim. 3 di antara 40 danaunya jadi 'rumah' bagi ubur-ubur tanpa sengat. Batuan karst dan lukisan purba misterius juga akan kamu temukan di Misool. Kamu bisa melihat langsung lukisan telapan tangan, ikan, perahu dan bentuk lain yang unik di Pulau Sunmalele Atsa.
6. Wayag
Foto: (Anton Chandra/d'Traveler) |
Berkunjung ke Pulau Wayag, wajib hukumnya untuk mendaki Pulau Karang. Mendaki Pulau Karang menghabiskan waktu selama 30 menit. Begitu sampai, rasa lelah setelah mendaki akan terbayar dengan cantiknya pemandangan. Saking cantiknya, sayang kalau berkedip!
Foto: Johanes Randy



Komentar
Posting Komentar